RODA ITU BERPUTAR
Mengapa
begitu cepat orang berpaling ?
Mencoba
merelakan masa lalu dan kenangan dengan mudah
Kemarin
mungkin boleh berderai air mata
Tapi
sekarang dapat tertawa lepas
Tak
selamanya yang terpuruk akan selalu di bawah
Mengganti
rintihan dengan canda itu bukan hal mudah
Mungkin
cuman dapat dilihat diraut wajah
Tapi hati
tetap saja terobek lara
Bak memakai
topeng kebahagiaan
Tertawa
sana-sini namun hati nanar bernanah
Namun jika
dapat sedikit menutupi perih, kenapa tidak ?
Yang tak
bisa diraih denga tangan, mungkin bisa dengan rasa
Kebahagiaan
itu pilihan
Kebahagiaan
itu konsekuensi
Kebahagiaan
itu dirasa bukan dicari
Apa yang
didapat dalam setiap tarikan nafas, mungkin itulah bahagia paling sederhana
Mensyukuri
segala nikmat Tuhan dengan cara berbeda
Mencoba
mengikhlaskan hal-hal tersulit
Karena
kembali lagi pada konsep awal
Roda itu
berputar
Roda itu
bergerak
Jika bukan
hari ini bahagianya
Tak menutup
kemungkinan esok bukan ?
Menyesali
yang pernah terjadi hanya akan membuat luka semakin terasa perih
Bukankah
semua sudah ada garis dan takdirnya ?
Kalo memang
itu keputusan yang Tuhan ikut campur di dalamnya
Ku coba
ikuti saja kemana alurnya
Karena
kebahagiaan seutuhnya pasti akan bermuara juga
Bermuara
pada hati yang mana dan kapan
Biarkan sang
penulis skenario bekerja
pHeesari







0 comments:
Post a Comment